Archive for the ‘Tahsin & Tahfidz’ Category

Menghafal Al Quran dengan Metode Madinah

September 7, 2016

Semangat menghafal Al Quran bergema dimana-mana. Sekarang ini tren menghafal Al Quran di kalangan umat Islam menaik. Gema tren menghafal Al Quran tersebut mulai populer setelah kemunculan ustadz Yusuf Mansyur di TV – TV, yang poluler sebagai ustadz yang menekankan pentingnya menghafal AlQuran dan bersedekah. Ustadz Yusuf mendengungkan metode menghafal one day one ayat (ODOA).

Selain ustadz Yusuf, adalagi mubaligh yang terkenal dengan AlQurannya, beliau adalah syech Ali Jabir. Mubaligh asal saudi yang sudah menjadi WNI terkenal sebagai pendakwah yang menyeruukan pentingnya menghafal Al Quran. Karena beliau lahir dan besar di kota Madinah, maka beliau mengajari cara-cara menghafal Al Quran metode Madinah. Metode tsb diambil dari cara pengajaran para syech/ guru AL Quran di kota Suci Madinah.

Kebetulan, pada bulan Syaban (Mei 2016) saya tertarik atas sebuah postingan di WA tentang adanya training/seminar menghafal Al Quran metode Madinah yang dibawakan langsung oleh Syech Ali jabir.

Saya ikut..
Seminar di selenggarakan si sebuah hotel di kawasan Cilandak/Cipete. Dengan investasi Rp500.000,- saya seharian menyimak pelajaran-pelajaran yang disampaikan oleh Syech Ali tsb.

Adapun metode madinah yang saya dengar langsung dari penuturan Syach Ali, kurang lebih sebagai berikut:

1. Adanya visi menjadi penghafal AlQuran.
Masukan menjadi penghafal AlQuran sebagai cita-cita/dan target dalam hidup. Syech menyarankan agar setiap kali kita akan beranjak tidur, saat berbaring dan membaca doa tidur.. bayangkanlah suatu kondisi di suatu saat nanti, dimana diri kita diwisuda menjadi penghafal AlQuran.. disalami oleh para Ulama, di tengah keluarga tercinta dan dalam kondisi bahagia tiada tara… Bayangkan saat kita mau tidur, suatu saat kita menjadi hafal seluruh AlQuran, dan ilmu tersebut bermanfaat dan mendapat keberkahan di dunia dan akhirat.

— 03/07/17:
Membayangkan = berimajinasi, gunakan otak kanan. Pikiran menerawang jauh ke masa depan. Membayangkan = membuat visi). Berimajinasi positif adalah hal bagus, bermanfaat sebagai penumbuh motiviasi.


2. Gunakan satu AlQuran khusus, jangan ganti-ganti Al Quran.

3. Sebelum membaca Ayat yang akan dihafal, lakukan teknik Scan. Perhatikanlah dengan seksama dengan kekuatan mata kepada seluruh permukaan permukaan mushaf. Rekamlah gambar dan satu-persatu tulisan yang ada pada lembar mushaf tersebut melalui konsentrasi perhatian mata.

4. Gunakan otak kanan untuk merekam tulisan di mushaf.

5. Membaca dengan mengangkat mushaf dengan posisi mushaf agak sejajar dengan posisi mata, agak menyerong ke kiri.

6. Selanjutnya rajin mengulang ayat demi ayat, dengan mengaitkan satu ayat dengan ayat sebelumnya. jangan pernah memulai hafalan baru sebelum ayat sebelumnya sudah benar-benar hafal terikat di hati/pikiran.

7. Mencari Guru Al Quran, dan belajar padanya untuk dapat mengkoreksi setiap bacaan yang kita hafal.

— 03/07/17:
Belajar dari Guru Al Quran adalah suatu hal yang wajib, dari gurulah.. suatu ilmu yang didapat akan mendapat keberkahan karena sanad ilmu tersebut tersambung ke Rasulullah SAW. Sebaliknya.. orang yang belajar tanpa berguru langsung, orang tersebut berpotensi sesat.

8. Usahakan Guru Al Quran membisikan satu ayat ke dekat telinga muridnya. kemudian muridnya mengulang apa yang dibisikan gurunya tersebut. Metode ini lebih kena dihati, sebagaimana Malaikat Jibril membisikan satu-persatu ayat kepada nabi Muhammad SAW.

9. Menjadikan kebiasaan membaca Al Quran seperti kebutuhan melihat media sosmed.
Kebanyakan dari kita sekarang begitu bergantung atau keranjingan baca berita sosmed, entah dari Whatups, dari BBM atau dari youthube. Bentar2 ngelihat HP, bentar2 chek HP… seberapa sering kita melihat HP, dan seberapa antusias kita melihat HP. “Jika kita bisa menjadikan membaca AlQuran seperti sesering kebiasaan melihat sosmed HP, maka dijamin bisa hafal AlQuran dengan cepat” demikian ulas Syech Ali dalam ceramahnya.

Demikian disampaikan, sebagaimana penulis dengar dari Syech ALi.
Apabila ada salah kutip/lupa..mohon maaf.

Advertisements

Belajar Tahsin Al Quran

October 13, 2015

Tahsin.. berasal dari kata hasan – ahsan, artinya memperbagus. Belajar tahsin quran adalah belajar bagaimana memperbagus cara membaca AlQuran sesuai dengan mahrojul huruf dan kaidah ilmu tajwid.

Tujuan belajar tahsin quran adalah agar kita terhidar dari kesalahan membaca AlQuran yang dapat merubah makna bacaan itu sendiri.

Sudahkah Anda membaca AlQuran dengan baik dan benar? jika belum, maka sebaiknya carilah guru Tahsin Quran, karana berlajar membaca ALquran memiliki syarat wajib yang tidak bisa abaikan yaitu sistim Talaqi, yaitu belajar langsung dengan guru, melihat cara mereka melafalkan huruf demi huruf, dan kemudian kita menirukan.

Adapun belajar AlQuran tanpa guru, sangat berbahaya.. karana bisa berakibat salah dan menyimpang, yang dapat berujung kepada kesesatan.

Yang biasanya terjadi bagi kebanyakan muslim adalah mereka-meraka yang sudah merasa bisa membaca AlQuran, mereka pernah mempelajari sewaktu di masa kecil atau remaja, masa-masa SD, SMP atau mungkin di Madrasah atau pesantren. Setelah merasa bisa, ya cukup. Kemudian tidak pernah belajar lagi karena banyak kesibukan.

Dan ternyata, ketika dites oleh seorang ustadz Ahli Qori Quran, ternyata bacaan mereka dinyatakan masih belum sesuai standar, yaitu makrojul huruf yang masih belum benar, serta beberapa kaidah tajwid terlupa dan salah.

Jangan-jangan kita termasuk? introspeksi, btw jangan pernah merasa terlambat untuk belajar..