Archive for the ‘Khutbah Jumat’ Category

Khutbah Jumat 31 Agustus 18 : Ciri Ahli Surga

August 31, 2018

Masjid Ulul Albab, Kalibata.
Khotib: Ust.Arwani Amin MA

Point-point khutbah:
ciri-ciri ahli surga adalah:
1. Manusia yang tidak Syirik (mengamalkan ..laa ilah ha ilalloh)
2. Manusia yang tidak memiliki rasa Dengki kepada orang lain.
3. Manusia yang menjaga shalat malam
4. Manusia yang tidak suka menggunjing (Ghibah)
5. Manusia yang suka memberi (berdonasi) membantu orang lain dengan harta atau makanan.
6. Manusia yang suka menebar salam (menebar keselamatan)
7. Manusia yang suka menyambung silaturahim

Advertisements

Khutbah Jumat 24 Agustus 2018: Makna Itaqulloh Haqqotuqotih

August 24, 2018

Masjid Ulul Albab
Point-point Khutbah:
– Makna Makna Itaqulloh Haqqotuqotih :
1. Selalu Berdzikir/menginat Alloh SWT
2. Selalu mentaati semua perintah Allah SWT

Khutbah Jumat Tgl 17 Agustus 2018: Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan

August 24, 2018

Masjid AL Muhajirin Komp.hankam Asri Pondok Rajeg.

Point-point khutbah:
– Mengenang jasa para pahlawan, yang kebanyakan adalah kaum santri..berani berkorban jiwa raga demi kemerdekaan bangsa Indonesai dari cengkraman penjajah Belanda.

– Meningkatkan Rasa syukur atas nikmat kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 73, dengan cara mengisinya dengan peningkatan amal sholih yang dapat berkontribusi positif bagi kesejahteraan Masyarakat Indonesia.

Khutbah Jumat 10 Agustus 2018: Persiapan Dzulhijah

August 10, 2018

Bulan dzulhijah memiliki banyak keutamaan, terutama 10 hari pertama.

– Perbanyak ibadah/beramal sholih, apa saja..shalat, puasa, shadaqah, membantu orang dsb..

Khutbah Jumat tgl 3 Agustus 2018 : Terlawat

August 10, 2018

Kali ini terlewat dari mengikuti khutbah karena sesampainya di masjid, khutbah sudah mau berakhir dan segera persiapan qomat.

Khutbah Jumat tgl 13 Juli 2018: Surat AL Balad

July 20, 2018

Isi Khutbah: Lupa

Imam membaca Surat AlBalad pada rakaat pertama.

Khutbah Tgl 6 Juli 2018 : Allah Maha Pengasih

July 6, 2018

masjid ulul Albab kalibata

Khotib: ustadz wachid Ramdhan MA


Isi Khutbah:

Dikisahkan pada jaman Rasullulloh, setelah selesai perang. Terdapat rombongan tawanan perang, diantaranya adalah seorang wanita (ibu) yang menangis dan berlari kesana kemari.. karena mencari anaknya yang hilang.

Peristiwa itu dilihat oleh Rasulullah SAW: Kemudian Rasululloh berkata kepada para sahabat..Lihatlah ibu itu, betapa ia mengasihi anaknya sehingga ia berbuat seperti itu. Dan taukah engkau sahabat, bahwa kasih sayang Allah SWT kepada makhluknya, melebihi kasih-sayang ibu tersebut kepada anaknya.
—-
Note: Ulasan khotib tersebut dikutip dari hadits nabi sbb:

حَدَّثَنِي الْحَسَنُ بْنُ عَلِيٍّ الْحُلْوَانِيُّ وَمُحَمَّدُ بْنُ سَهْلٍ التَّمِيمِيُّ وَاللَّفْظُ لِحَسَنٍ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي مَرْيَمَ حَدَّثَنَا أَبُو غَسَّانَ حَدَّثَنِي زَيْدُ بْنُ أَسْلَمَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ أَنَّهُ قَالَ قَدِمَ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِسَبْيٍ فَإِذَا امْرَأَةٌ مِنْ السَّبْيِ تَبْتَغِي إِذَا وَجَدَتْ صَبِيًّا فِي السَّبْيِ أَخَذَتْهُ فَأَلْصَقَتْهُ بِبَطْنِهَا وَأَرْضَعَتْهُ فَقَالَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَتَرَوْنَ هَذِهِ الْمَرْأَةَ طَارِحَةً وَلَدَهَا فِي النَّارِ قُلْنَا لَا وَاللَّهِ وَهِيَ تَقْدِرُ عَلَى أَنْ لَا تَطْرَحَهُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَلَّهُ أَرْحَمُ بِعِبَادِهِ مِنْ هَذِهِ بِوَلَدِهَا

Telah menceritakan kepadaku [Al Hasan bin ‘Ali Al Hulwani] dan [Muhammad bin Sahl At Tamimi] -dan lafadh ini milik Hasan-; telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abu Maryam] telah menceritakan kepada kami [Abu Ghassan] telah menceritakan kepadaku [Zaid bin Aslam] dari [bapaknya] dari [‘Umar bin Al Khaththab] bahwasanya dia berkata; “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah memperoleh beberapa orang tawanan perang. Tiba-tiba ada seorang perempuan dari mereka mencari bayinya dalam kelompok tawanan itu, maka ia mengambil dan membuainya serta menyusuinya. Melihat hal itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya kepada kami: ‘Menurut kalian, apakah perempuan itu tega melemparkan bayinya ke dalam api? ‘ Kami menjawab; ‘Demi Allah, sesungguhnya ia tidak akan tega melemparkan anaknya ke dalam api selama ia masih sanggup menghindarkannya dari api tersebut.’ Lalu Rasulullah bersabda: ‘Sungguh, kasih sayang Allah terhadap hamba-Nya melebihi kasih sayang perempuan itu terhadap anaknya.'”

Hadits Muslim Nomor 4947
referensi link https://tafsirq.com/hadits/muslim/4947

Pada saat akan sholat, imam mengingatkan agar sholat seolah sholat tersebut merupakan sholat yang terakhir pada hidup kita.


imam membaca surat Al A’la rakaat 1 dan surat AL Gosiyah pada rakaat ke-2

khutbah tgl 29 Juni 2018

July 6, 2018

Masjid Desa Kasilib, Wanadadi, banjarnegara.


Isi khutbah Lupa

Khutbah tgl 22 Juni 2018:

July 6, 2018

Masjid dusun somarame, pucungbedung, banjarnegara

— Lupa

Khutbah jumat tgl 8 Juni 2018 : Jangan Putus Asa dari Pertolongan Allah

July 6, 2018

Masjid Ulul ALbab, kalibata.

Inti khutbah:
– Jangan putusa asa dari rahmat Allah SWT dan yakinlah dengan pertolongan-Nya.

Mengambil pelajaran dari kisah Nabi Musa AS, ketika dikejar oleh tentara Firaun. Disaat kondisi sudah diujung tanduk..dimana sudah tidak ada jalan lain untuk meloloskan diri karena didepan terbentang lautan..semantara dibelakang Firaun dan balatentaranya sudah mengepung.

Datanglah pertolongan dari ALlah SWT. Diluar logika, Allah berfirman kepada Musa, untuk memukulkan tongkatnya ke laut… dan Lautpun terbelah..! seolah membentuk dinding..dan tengah-tengahnya bisa menjadi jalan yang dapat dilalui.

Demikianlah..cerita Nabi Musa yang diabadikan dalam AL Quran.. untuk dapat diambil pelajaran kita semua agar jangan pernah putus asa dari pertolongan Allah SWT, walaupun misal masalah yang kita hadapi seolah tidak bisa diselesaikan secara logika.