Archive for the ‘CIA Review’ Category

Akuntansi Persediaan – Invetories IAS 2

September 23, 2016

According to IAS 2, Inventories are assets held for:
– sale
– process of manufacturing/making product
– process of rendering services

At initial, inventories recorded in accounting transaction at Cost. Hence at the end it will be measured at lower cost and net realizable value (NRV).

Exception for inventories of agricultural product and trading securities.

———–
Berdasarkan pedoman IAS 2, maka cara mengaudit persediaan adalah:
1. Perhatikan tentang Cut off pembelian dan penjualan barang persediaan.
– Barang yang dibeli sudah sampai, tetapi invoice pembelian belum diproses/belum diterima.
– Persediaan jadi belum dikirim, tetapi invoice sudah dikirim dan dicatat sebagai penjualan.
– Cut off barang sangat terkait dengan Term of Payment, misal FOB Destination dsb. Perhatikan aturan ini pada invoice/kesepakatan pembelian barang.

2. Perhatikan estimasi NRV
– Estimasi NRV perlu diuji akuransinya, berikut: asumsi-asumsi yang mendasarinya.

——-

Advertisements

Audit Pengadaan (Procurement & Logistics)

September 22, 2016

Procurement atau pengadaan adalah suatu hal yang penting dari kelangsungan bisnis suatu organisasi. bagi perusahaan manufaktur, kualitas barang yang dibeli akan sangat menentukan kualitas produk yang dihasilkan. Demikian pula dengan perusahaan EPC kontraktor, kualitas proyek tergantung kualitas material dan alat-alat yang dibelinya. Karena itulah fungsi procurement sangatlah strategis pada perusahaan-perusaaah tersebut.

Bagaimana untuk mengetahui suatu perencanaan berjalan dengan baik?? tentu saja harus berawal dari perencanaan kebutuhan proyek/pabrik tersebut.

1. Periksa Rencana Kerja –>untuk level korporasi.
2. Periksa kontrak proyek.
3. Periksa Project Execution Planing –> Level Project
4. Periksa Procurement Plan
5. Periksa Budget procurement
5. Periksa Teknikal Requisition
6. Periksa Progress Procuremetn Status

—————-
Inti kerja dalam audit procurement adalah
1. Membandingkan planing & aktual procurement. –> Kalau terjadi perbedaan, cari tau penyebabnya.
2. Periksa proses tendernya —>sesuai syarat/prosedur atau tidak? Jika terjadi perbedaan, cari tau penyebabnya.
3. Periksa timing pengadaan, bisa jadi prosesnya bagus tetapi karena pemesanan barang terlambat maka akan berakibat terlambatnya suatu progress proyek (khusus pengadaan pada perusahaan kontraktor).

CIA Review – 02 ” Auditor’s Code of Ethics

April 25, 2016

Berdasarkan standar international audit, seorang auditor harus memiliki etika yang wajib melekat kepada dirinya. Etika tersebut adalah:

I – O – C – C

Integrity

Objectivity

Confidentiality

Competency

Sumber: IPPF theiia.org

CIA Review – 01 ” Definisi Internal Auditing”

April 21, 2016

Seorang internal auditor seharusnya sudah hafal dan paham definisi Internal Auditing :

DoIA = Definition of Internal Auditing:

Is an independent, objective assurance and consulting activity designed to add value and improve an organisation’s operation. It helps an organisation accomplish its objectives by bringing a systematic, disciplined approach to evaluate and improve the effectiveness of risk management, control, and governance process.

Kata kunci:
– Organisasi internal audit bekerja secara sistematis dan disiplin, bekerja secara objective dan independent (bebas dari keberpihakan).

– Keberhasilan suatu unit/devisi internal audit/ atau suatu penugasan audit tertentu adalah apabila ia mampu mengevaluasi dan meningkatkan keefektifan manajemen risiko, pengendalian internal dan proses tata kelola perusahaan.

—–
Jika anda seorang auditor, sudahkah dalam setiap penugasan audit mampu memberikan saran perbaikan ke perusahaan sehingga pengelolaan manajemen risiko, pengendalian internal, dan tata kelolanya menjadi lebih efektif?

—-
Untuk dapat memberikan saran perbaikan, tentunya wajib bagi seorang internal auditor memahami bisnis proses, praktek manajemen risiko, dan internal control yang dijalankan diperusahaan tersebut.

—-
Jadi intinya pahami bisnis proses terlebih dahulu! secara urutan hal-hal yang perlu dipahami dan dianalisa adalah sebagai berikut..
1. Bisnis Proses
2. Pengelolaan Risiko
3. Pengendalian internal
4. Tata Kelola Perusahaan