Archive for January, 2018

Doa Muallaq

January 26, 2018

Doa Muallaq adalah sebuah doa yang sangat diijabah oleh Allah SWT. Doa ini pernah dipanjatkan oleh salah seorang sahabat Nabi (yaitu yang dikenal sebagai Abu MUallaq RA )ketika mengadapi bahaya yang sangat mencekam yaitu akan dibunuh oleh perampok ditengah jalan. Namun setelah sahabat tersebut shalat 4 rakaat dan melantunkan doa “muallaq” sebanyak 3x.. tiba-tiba sebuah pertolongan datang, sehingga iapun selamat dari ancaman pembunuhan.

Pada saat kecil, saya pernah membaca doa tersebut pada sebuah buku cerita. Namun kemudian terlupakan.

Alhamdulillah, kemarin pada saat ikut pengajian tafsir Juz Amma di masjid ulul Albab oleh Ustadz M.Wachid Ramdhan MA.. beliau mengulas tentang surat AL Buruj ayat 14 sd 17.

Ternyata ayat tersebut berisi asmaul husna… dan ayat tersebutlah yang dijadikan oleh sahabat tersebut sebagai doa.

ayat tersebut adalah:

وَهُوَ الْغَفُورُ الْوَدُودُ (١٤) ذُو الْعَرْشِ الْمَجِيدُ (١٥) فَعَّالٌ لِمَا يُرِيدُ (١٦)

Adapun doa muallaq bunyinya adalah:

يا ودود ! يا ذا العرش المجيد ! يا فعَّال لما يريد ! أسألك بعزك الذي لا يرام ، وملكك الذي لا يضام ، وبنورك الذي ملأ أركان عرشك ، أن تكفيني شرَّ هذا اللص ، يا مغيث أغثني

“Ya wadud ya wadud, ya dzal’arsyi al-majid, ya fa’alu lima turidu, as’aluka bi’izzikal ladzi la yuram, wa bimulkikalladzi la yudhamu, wa binurikal ladzi mala’a arkana ‘arsyika an takfiyani syarra hadza al-lissha, ya mughits aghitsni.”

(Wahai Maha Pengasih wahai Maha Pengasih, Wahai Pemilik ‘Arsy yang terhormat, wahai Pelaksana segala apa yang Engkau kehendaki, aku meminta kepadamu dengan kemuliaan-Mu yang tak terkurangi, lewat singgasanamu yang tak terbinasakan, dan atas cahaya-Mu yang menyinari sendi-sendi singgasana-Mu, hendaknya engkau jauhkan keburukan pencuri ini. Wahai Penolong, tolonglah hamba-Mu.)

***

Kemudian saya search di google… google book

Kisah doa Muallaq tersebut tercatat dalam kitab Al Mujabin dan Du’a karya Ulama Ibn Abi Ad dunya, demikian Syaikh ibnu qoyim al jawjiyyah mencatat dalam kitab Aljawab Al Kafi li man sa’ala an al dawa’ al syafi (dikutip dari Buku Terjemah Rahasia Doa Mustajab, PT Serambi Ilmu Semesta, Tahun 2008).

Advertisements

Khutbah Jumat 26 -01-18 : Cara Mencintai Nabi SAW

January 26, 2018

Khotib: Ustadz Dedi martoni, Masjid Ulul Albab Kalibata.

Point-point khutbah:
Mencitai Nabi SAW adalah suatu keharusan bagi setiap umat Islam apabila ingin merasakan manisnya iman.

Adapun aktifitas untuk mencintai nabi SAW dapat dilakukan dengan berbagai cara sbb:

1. Menghidupkan Sunah (ihyausunah). Berusaha untuk mencontoh Nabi pada segala hal..mulai dari bangun tidur sampai tidur kembali.

2. Belajar dan mengajarkan Sejarah kehidupan dan Ahlaq Nabi kepada keluarga dan anak-anak, serta orang-orang sekitar.

3. Menyampaikan Risalah Islam kepada setiap orang (sampaikan walaupun hanya satu ayat).

4. Dengan Banyak bersholawat
Doa shalawat akan menghubungkan jiwa spiritualitas kita dengan Nabi SAW. Doa shalawat yang kita panjatkan akan didengar Oleh Nabi SAW di alam barzah.

Pengajian Bulanan : Pilar Kebangkitan Umat Melalui mengutamakan ILMU & Kontribusi Sosial

January 25, 2018

Ceramah ust. Muhammad Choirin PhD, dari BAZNAS di Masjid Ulul Albab kalibata, ba’da shalat ashar.

Point-point Ceramah:

Kebangkitan umat islam hanya dapat diraih apabila umat tersebut sudah peduli dan mengutamakan tradisi belajar, menuntut dan mengamalkan ILMU. Ilmu dalam konteks luas..tidak hanya ilmu agama tetapi juga ilmu pengetahuan & teknologi yang menunjang kemaslahatan umat.

Merujuk kepada Al Quran yaitu:
1. Surat As shaff ayat 9.

هُوَ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ

Dia-lah yang mengutus Rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benar agar Dia memenangkannya di atas segala agama-agama meskipun orang-orang musyrik benci.(QS.61:9)

Ustadz tersebut merujuk tafsir ibnu katsir, bahwa kata Huda (petunjuk) dapat diartikan sebagai sumber ilmu pengetahuan.

Yang dimaksud Rasul di ayat tsb adalah Rasulullah Muhammad SAW.
Belajar dari sejarah, bahwa orang-orang yang memiliki Ilmu, mereka itulah yang mampu mengubah suatu tatanan sosial masyarakat dari segi mental spiritual dan budaya.

Demikian pula Nabi SAW secara fakta,dengan ilmu yang dimilikinya mampu merubah tatanan mental spiritual dan budaya bangsa Arab dalam kurun waktu yang cukup singkat yaitu 23 tahun.


2. Surat Al Alaq ayat 1.

IQRA = membaca, merupakan awal dari terbukanya ilmu pengetahuan.

—-
Umat Islam ( perorangan/masyarakat beragama Islam atau suatu negara Islam atau negara dengan mayoritas umat Islam) dapat bangkit memimpin dunia apabila sudah menguasai tingkatkan terbaik dari suatu ilmu pengetahuan dibanding dengan umat lainnya.

3. Kisah Nabi SUlaiman AS yang menguasai dunia
, menundukan bangsa jin dan alam binatang , dikarenakan diberikan ILMU oleh Allah SWT.

4. Kisah salah seorang berilmu di jaman Nabi Sulaiman yang mampu memindahkan istana Ratu Bilqish karena Keilmuan (pengetahuan)nya.

5. Kisah Nabi Ibrahim
Nabi Ibrahim adalah salah satu contoh nabi yang dikaruniai ilmu oleh Allah SWT. Nabi Ibrahim mendapatkan pencerahan keilmuan melaui proses berpikir yang panjang. Dari sanalah beliau menemukan Allah SWT sebagai Tuhan Yang Esa, Pencipta Alam Semesta, yang berkuasa atas segala sesuatu.

Nabi Ibrahim adalah juga termasuk orang berilmu yang mampu mendidik dan mewariskan ilmunya kepada keluarga, dan anak keturunannya. Terbukti,banyak dari keturunan Nabi Ibrahim menjadi nabi-nabi berikutnya seperti: Nabi Ishaq, Nabi Ismail, Nabi Yakub dsb.

Dari dalil Quran, dan Kisah tersebut… tentunya merupakan suatu pelajaran dari ALlah SWT, bahwa betapa pentingnya suatu ILMU PENGETAHUAN bagi suatu umat, apabila ia ingin MENANG/UNGGUL diantara umat lainnya.

Sungguh miris dari kenyataan pada saat ini, dimana yang menguasai dunia adalah umat lain (non muslim) dikarenakan umat islam sendiri kalah/atau kurang bergairah dalam berlomba menguasai suatu ilmu pengetahuan/teknologi. Pastinya..ada suatu yang salah, something wrong dalam pembinaan/pengajaran umat ini, yang harus diperbaiki.

Justru sebalikanya, indeks tingkat kemiskinan tertinggi justru berada pada masyarakat pada negara-negara berpenduduk beragama Islam.

Kunci untuk mengatasi itu semua adalah:
1. Membangun tradisi semangat penguasaan keilmuan tinggi & riset berkelanjutan.
2. Mengaplikasikan ilmu, dan dana yang dimiliki dengan kontribusi optimal pada masyarakat sekitar.

Ustadz Choirin berpesan untuk mewujudkan suatu kebangkitan umat maka langkah-langkah kunci tersebut dapat dimulai dengan penanaman kegairahan untuk BERILMU mulai dari DIRI SENDIRI, dan KELUARGA KITA.

Khutbah Jumat 19 Jan 18 : Kecerdasan Akal Bisa Membinaskan Manusia

January 19, 2018

Khotib: Ust. Saiful Bahri, Masjid Ulul Albab, Kalibata.

Point-Point khutbah:
– Banyak umat-umat jaman dahulu yang memiliki kecerdasan akal yang tinggi dan peradaban yang sangat maju, namun karena terlalu mengagungkan kecerdasannya..sehingga sombong dan mendustakan ayat-ayat Allah SWT, sehinggga mendapat azab… peradaban yang tinggi yang dimilikinya akhirnya hancur.

– Contoh dari umat terdahulu tersebut, yaitu kaum ‘ad, kaum tsamud, dan kaum firaun mesir.

– Khotib berpesan, dimana pada jaman ini..adalah jaman dengan puncak peradaban zaman besi, dimana besi-besi menjadi mesin pintar..entah itu berupa kendaraan, pesawat, komputer, bangunan..ataupun gadget. semua berasal dari unsur besi. Jangan sampai kita semua lalai dan menjadi sombong..dengan terlalu mengandalkan teknologi dan melupakan..atau mendustakan ayat-ayat Allah SWT...hati-hati!! jangan sampai menjadi seperti umat kaum ‘ad, tsamud,,atau umat firaun yang menjadi hancur binasa.

– Jangan sampai semua kecerdasan yang kita miliki, ataupun alat-alat hasil ciptaan kecerdasan itu (teknologi) misal gadget, smartphone, atau apapaun itu justru menjauhkan hati kita dari ALlah SWT.. karena itu berarti pertanda buruk dan dapat mendatangkan azab dari Allah SWT.

– Kewajiban umat Islam untuk saling mengingatkan, agar menggunakan kecerdasan akal..tidak menjadi semakin jauh dari Allah, tetapi menjadikanya menjadi sarana pengingat dan menjadi semakin takut kepada Allah SWT.

Khutbah Jumat 12 Jan 2018 : Tafsir Surat Al Mulk Ayat 15

January 19, 2018

Point-point khutbah:
– Khotib membaca, dan menerangkan tentang Surat Al Mulk ayat 15.

هُوَ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ ذَلُولًا فَامْشُوا فِي مَنَاكِبِهَا وَكُلُوا مِنْ رِزْقِهِ ۖ وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.

– dari ayat tersebut, khotib mengingatkan… bahwa anjuran Allah SWT untuk mengoptimalkan diri mencari karunia Allah SWT, mengeksplorasi bumi ini ke segala penjurunya, namun.. ingat!!! pada akhirnya kita akan kembali kepada-Nya (akan mati) dan kemudian akan diminta pertanggungjawab atas apa yang telah dilakukan (pada hari kiamat/kebangkitan), maka.. berhati-hatilah..!!

– Boleh kita mengoptimalkan dunia, namun jangan sampai lupa untuk beribadah dan beramal sholih, sehingga kita tidak akan menyesal pada saat hari kebangkitan itu. atau niatkanlah usaha kita mengeksporasi bumi untuk beribadah kepada ALLah SWT..sehingga hasilnya berupa kebaikan yang melimpah di dunia dan di akhirat kelak.