Langkah Kaki Bersama Alunan Suara Muammar

Pagi ini kereta terasa sesak, sudah 30 menit aku terhimpit diantara orang-orang. Dengan sedikit gontai aku berhasil turun dari kereta setelah menyisihkan beberapa orang yang berdiri berhimpit didepan pintu gerbong..

Keluar dari stasiun, Kususuri jalanan kecil menuju kantorku di belakang makam pahlawan nasional. Kaki terus melangkah berjalan pelan.. suara lamat-lamat alunan ayat suci terdengar mendayu dari sebuah pengeras suara masjid kampung.

Surat Alfatihah… Surat Annaas…, ya suara itu begitu mendayu..menentramkan jiwa. Kukenali suara itu adalah suara Bapak Muammar ZA, seoarang qori legenda Indonesia.

Kakiku terus melangkah dengan hatiku menyimak alunan merdu ayat suci itu.. Ya, hari ini adalah hari jumat… suara Muammar adalah penanda, begitulah sebuah mesjid kampung yang terletak di selatan rumah praktek Jeng Anna itu biasa bertradisi dengan menyetel suara Muammar.

Semoga hari Jumat ini penuh berkah… aamin

Kalibata, 10-06-16

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: