Tausiah Ustadz Arifin Ilham di Masjid Ulul Albab

Pada hari ini kamis,21-04-16, Ustadz Arifin Ilham Azikra di undang untuk memberikan tausiah ba’da shalat dhuhur di masjid kantor – Ulil Albab, Kalibata. Adapun isi tausiahnya adalah sebagai berikut:

– Bahwa kehidupan dunia adalah kehidupan yang sangat singkat. Dan kita tidak tahu umur kita sampai kapan. Dan kehidupan yang haqiqi (sesunggunya) adalah kehidupan akherat. Namun kehidupan dunia yang singkat ini sangatlah menentukan kehidupan diakhirat kelak. Apabila hidup di dunia disia-siakan untuk bermalas-malasan, senda gurau yang tidak perlu, perbuatan2 maksiat.. maka kelak akan menanggung kesengsaraan yang lama di akherat. Maka daripada itu, seorang mukmin hendaknya selalu waspada dalam sehari-harinya.. agar ia selalu taat, dan giat beribadah (mengabdi) kepada Allah SWT. Seorang mukmin sangatlah berhati-hati dalam bertindak, dan berbuat agar ia terhindar dari maksiat.. bahkan perbuatan yang makruhpun sebisa mungkin cepat-cepat dihindari. Seorang mukmin yang sesungguhnya sangatlah paham, bahwa dunia sangatlah menentukan kehidupan di akhirat… maka ia bersungguh-sungauh bermujahadah dalam kehidupan sehari-hari kepada Allah SWT (24 jam terus menerus). Kita bersungguh sungguh bermujahadah… sendangkan hasilnya kita serahkan kepada Allah SWT. Alloh lah Yang Maha Mengatur segalanya.

– Seorang mukmin sejati adalah mereka yang bangun ditengah malam, shalat, berdoa, bermunajat, dan menangis akan dosa-dosanya, beristighfar kepada Allah. Demikian makna Ulul ALbab yaitu orang-orang yang senantiasa berdzikir kepada Alloh SWT. Maka bertanyalah, instrospeksi diri jika tidak bisa bangun mengerjakan sholat malam. Karena salah satu yang menghalangi sholat malam adalah dosa-dosa yang kita perbuat, dan kurangnya azam/tekad serta kurang persiapan. Seyognyanya kita mempersiapkan bangun malam, dengan tidur diawal malam.. demikian yang Rasulullah SWT contohkan.

– Ajal tidak ada yang mengetahui kapan itu terjadi. Kematian biasanya tergantung kebiasaan yang dilakukan dalam hidupnya. Ustadz Arifin mencontohkan: Syeikh Ayyub Iman Masjid Nabawi baru-baru ini meninggal di masjid ketika sedang sujud. Demikian pula kata Ustadz Arifin..Ayahnya meninggal saat jam 2 malam, karena beliau punya kebiasaan bangun malam. Demikian pula, dikatakan ustadz ada seorang yang meninggal saat selesai mengumandangkan Adzan karena baliaunya seorang muadzin. Demikian, khusnul khotimah seseorang dapat dilihat pada amalan saat akhir hidupnya.

– Ustadz Arifin mengajurkan para hadirin untuk membaca Ayat Qursy setelah mengerjakan sholat. Sebagian ulama berpendapat hanya setelah shalat wajib, sebagian lain boleh dibaca setiap selesai shalat wajib maupun sunah. Ustadz Arifin tergugah dengan bacaan ayat Qursy tersebut setelah mendengar sendiri dari para tamu, yaitu saat menerima tamu dari timur tengah.. yaitu muadzin masjidil Harom, serta ketua lembaga bait Quran dari Saudi, seorang doktor ilmu Quran yang membaca ayat qursy tersebut setelah sholat di kediaman ustadz Arifin.

– Alloh Yang Maha Mengatur segalanya termasuk takdir, hidup, dan mati manusia. Oleh karena itu, kita hanyalah bisa berdoa, dan berharap.. semuanya Alloh SWT yang menentukan takdir, baik takdir baik maupun takdir buruk. Oleh karena itu Ustadz Arifin mengajurkan Jamaah untuk membaca doa sbb:

Ya Allah, Engkaulah penentu takdir maka ikhlaskanlah hatiku menerima takdir-Mu.

– Fitrah hati manusia selalu tidak stabil, iman selalu naik dan turun karena terpengaruh situasi dan pengaruh lingkungan. Atas hal tersebut, ustadz arifin menganjurkan kepada para jamaah agar ia selalu bersungguh-sungguh meluruskan dan menguatkan niat. Niat beribadah karena Allah SWT. Karena suatu ibadah dinilai berdasarkan niatnya. Jika niatnya tidak benar atau tidak menuju Allah SWT maka amal tersebut akan menjadi sia-sia belaka. Ustadz arifin mengajurkan kepada para jamaah untuk melazimkan membaca doa:

Robbanna la tuzighkulubana ba’da idzhadaitana.… (doa tsb dibaca, Agar Allah selalu membimbing hati kita agar tetap beriman kepada petunjuk Allah SWT).

– Ustadz Arifin berkata: saya heran kepada orang yang mengaku islam, mengaku iman tetapi tidak sholat tahajud?? padahal orang-orang sholeh terdahulu berlomba-lomba dalam kebaikan..diantaranya adalah dengan menjaga sholat tahajud. Apa maunya orang-orang yang tidak sholat tahajud? apa yang mereka cari??? jabatan?? kemuliaaan??? kekayaan?? Bukankah Allah pemilik dan pengatur alam semesta ini??? Dan Allah SWT telah menjanjikan kemuliaan kepada orang-orang yang selalu mendirikan sholat tahajud. Dengan shalat tahajud akan menjadikan pelakunya menjadi mulia di sisi ALlah SWT, maka otomatis akan menjadi mulia di dunia ini, dan akhirat kelak.

– Seorang Office Boy yang rajin tahajud lebih mulia disisi Allah SWT, dibandingkan seorang Direktur yang tidak mendirikan shalat tahajud. Allah menilai seseorang berdasarkan ketakwaan yang dimilikinya bukan berdasarkan bentuk rupa, pangkat, dan kedudukan.

– Demikian pula, Ustadz Arifin heran dengan orang-orang yang tidak sholat berjamaah di Masjid. Padahal setiap langkah ke masjid menjadikan diampuni dosa-dosanya dan diangkat drajatnya.. di dunia, dan lebih-lebih di akherat. Ketika shalat berjamaah di masjid, disarankan untuk memakai pakaian terbaik, pakaian terbersih saat itu. Maka dari itu dianjurkan kepada para jamaah agar menyiapkan pakaian bersih/terbaik/terapih untuk sholat malam, dan sholat shubuh berjamaah.. Jangan sholat menggunakan pakaian seadanya, kaos oblong, atau pakaian yang dibawa saat tidur! Karena kita akan berangkat menghadap Allah SWT, Tuhan semesta Alam.. Raja Manusia dan seluruh alam semesta.

– Ustadz Arifin menyarankan kepada para hadirin untuk memperbanyak dan melazimkan membaca Istighfar.. terutama setiap sepertiga malam akhir. Ustadz Arifin sendiri mengamalkah membaca Istighfar 1000x setiap harinya. Ustadz mengambil pelajaran dari hadits Nabi, dimana Rasululloh SAW membaca istighfar 70x sehari. Rasululloh saja yang maksum, dan jauh dari dosa membaca 70x… kita sebagai umatnya yang teramat banyak sekali berbuat dosa seyogyanya membaca lebih dari 70x.
Keutamaan istighfar disebut dalam AlQuran..dimana orang yang melazimkan membaca Istigfar akan diberi keturunan, dan harta benda yang banyak serta rizqi yang tidak disangka-sangka. Serta fadhilah lain dari istighfar adalah memberikan daya kekuatan bagi para pengamalnya dengan izin Allah SWT.

Ustadz Arifin juga menganjurkan, ketika kita sedang terkena sakit. Perbanyaklah istighfar dan shalawat semberi berdoa memohon kesembuhan sambil memegang anggota tubuh yang dirasa sakit. InsyaAlloh akan disembuhkan.

– Untuk menghadapi problem kehidupan ini, ustadz Arifin menganjurkan kepada para hadirin untuk memperbanyak membaca doa nabi Yunus AS, yaitu: laa ila ha illa anta subhanaka inni kuntu minadholimin. Allah berfirman didalam AlQuran bahwa dengan perantara doa tsb, Allah SWT membebaskan kesulitan Yunus AS, terbebas dari perut ikan paus yang membawanya ke dasar lautan yang gelap.

– Ustadz Arifin juga mengajurkan para hadirin untuk melakukan amalan ghoibiyah, yaitu suatu amalan yang tidak diketahui oleh orang lain. Amalan2 tersebut seperti: berdzikir, dan bershalawat di dalam hati sembari kita tetap beraktifitas atau dalam berkerja, bersedekah atau membantu orang lain secara rahasia dsb.

– Ustadz Arifin juga memberi nasihat agar para hadirin dapat menjadi seseorang yang mampu menjadi perantara (tawasul) bagi bertaubatnya orang-orang lain, dan menjadikan orang lain tersebut menjadi lebih baik.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: