Mindset Positif Bertemu Banyak Orang

Mindset.. atau pola pikir, sesuatu yang sering menentukan sikap seseorang. Berbeda mindset akan menimbulkan perbedaan aksi dan reaksi tentunya.

Seorang ulama ahli hikmah jaman dahulu pernah berkata kepada murid-muridnya:
– Apabila engkau bertemu dengan orang tua/sepuh atau orangyang lebih tua darimu.. tanamkanlah mindset terhadap orang tua tsb bahwa tentunya ia lebih banyak beribadah..lebih banyak tabungan pahala yang dimilikinya dibanding kita.

– Apabila engkau bertemu dengan orang/anak muda.. lebih muda darimu.. tanamkanlah mindset terhadap orang muda tsb bahwa tentunya ia lebih sedikit dosa yang dimilikinya dibanding kita. Dan ia memiliki potensi menjadi sangat habat, apabila menggunakan masa mudanya untuk taat beribadah dan belajar menuntut ilmu.

– Apabila engkau bertemu dengan orang kaya/lebih kaya darimu, tanamkanlah mindset ia orang yang dermawan dan rajin beramal dengan hartanya melebihi kedermawanan kita.

– Apabila engkau bertemu dengan orang cerdas dan lebih berilmu darimu, tanamkanlah mindset ia adalah orang berlimpah pahala dengan karena ia ahli mengamalkan ilmunya,dan orang-orang banyak tercerahkan dari pancaran ilmu yang diajarkannya.

– Apabila engkau bertemu dengan orang kelihatannya lebih bodoh darimu, tanamkanlah mindset ia adalah orang bodoh tsb berpotensi menjadi cerdas jika ia bertemu orang Alim dan mau belajar . Namun karena kebodohannya ia bisa jatuh sengsara di dunia akhirat. Dan menjadi pelajaran untuk kita untuk terus belajar sehingga terhindar dari kebodohan.

Apabila engkau bertemu dengan siapapun, terlepas dari kondisi apapun yang disandangnya… berhati-hatilah untuk tetap hormat dan tawadhu kepadanya.. karena bisa jadi orang yang kita jumpai tersebut adalah para wali-wali yang tersembunyi dimana maqom meraka sangat dekat dengan sang Pencipta, dan doa-doa mereka sangat mustajab. …. (kalimat terakhir agar kita tawadhu kepada siapapun dan adanya wali-wali tersembunyi, pernah diucapkan bpk.Kyai Makmun Al Hafidz pada saat semaan Alquran di ponpes Al Amin Pabuwaran pada sekitar tahun 1999).

——
Hikmah: Supaya kita jangan sombong, bahwa diatas langit masih ada langit.. dan agar kita mencontoh sisi baik dari setiap orang dengan kelebihan dan kekurangannya. Dan agar kita jangan semena-mena kepada siapapun.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: