Seorang Om Tua dan Ibunya di suatu Apotik

Kejadian ini saya lihat kemarin tgl 04 April disaat saya sendang menunggu panggilan periksa dokter gigi disebuah di Klinik Sendang Bunda Jl.raya pasar minggu.

Ketika saya sendang duduk menunggu didepan apotik, aku melihat dari arah luar seorang bapak-bapak (om-om) barambut putih sedang menuntun dengan sabar seorang nenek yang menggunakan kruk penyangga tubuh.

Om itu berusia setengah baya (kira-kira mendekati 60’an), tampak dari rambutnya yang hampir memutih semua namun jalannya masih tampak gagah. Sementara nenek-nenek yang dituntun itu sudah sangat sepuh.. kira2 berusia 80an tahun.

Benar juga, seorang ibu-ibu yang datang ke apotik duduk dan mengajak ngobrol si nenek tsb. “Lagi mau beli obat nak” kata-kata nenek tua tsb menjawab basa-basi pertanyaan ibu tsb.

Itu anak saya, kata si nenek menunjuk om setengah baya tersebut. Si om tsb terlihat membelikan beberapa pack susu anlane dari apotik. Yang Gold ada? untuk usia diatas 50?? tanya si Om ke petugas apotik.

——–
Sudahkah kita memperhatikan kebutuhan orang tua kita? … jawablah sendiri-sendiri.

Advertisements

One Response to “Seorang Om Tua dan Ibunya di suatu Apotik”

  1. kangyuli Says:

    duuh … saya belum bisa berbuat apa2 untuk orang tua saya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: