Archive for November, 2015

Doa Mulai Umur 40 Tahun

November 27, 2015

Usia 40 tahun di anggap sebagai usia kedewasaan matang secara psikologis. Namun di sisi lain, fisik manusia sudah mulai menua. Pada usia ini, adalah usia kritis bagi manusia untuk membentuk pribadinya agar menjadi manusia yang bermanfaat.. dan selamat fi dunya wal akhirat.

Allah SWT mengajarkan sebuah bimbingan berupa panduan doa kepada seluruh umat manusia wa bil khusus bagi mereka yang menjelang atau sudah mencapai usia hidup 40 tahun, agar membiasakan (mendawamkan) membaca sebuah doa sebagai berikut:

Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri”. (Q.S Al Ahqaf : 15).

Firman Allah SWT tsb mengajarkan agar mereka yang diberi usia 40 tahun ke atas hendaknya:
– Semakin berbuat baik untuk kedua orang tuanya yang sudah menua.
– Untuk mensyukuri hidup dengan melakukan kegiatan amal positif yang bermanfaat.
– Menpersiapkan generasi penerus.. dan mendoakan anak-cucu (generasi penerus) agar selalu dalam kebaikan.
– Mulai bersungguh-sungguh bertaubat.
– Mulai berserah diri kepada-Nya.

Khutbah tgl 20 -11-15

November 27, 2015

Point-point khutbah:

Khotib menceritakan tentang seorang pengusaha tua yang sadar akan kematian, karena itu ia mulai berkonsentrasi dengan ibadah ruhiah dan menyerahkan kegiatan bisnisnya kepada anak-anaknya.

Ia mulai bergerak di bidang amal jariyah, mewakafkan sebagian hartanya untuk mendirikan masjid, pesantren, sarana pendidikan,dan sarana kesehatan, serta sarana kegiatan sosial untuk masyarakat.

Khutbah Jumat 27-11-15

November 27, 2015

Point pokok Khutbah:

Khotib berkhutbah dengan tema Al Quran surat Al Maidah ayat 3 :

“… Pada hari ini telah Aku sempurnakan untukmu agamamu, dan telah Aku cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agama bagimu …” [Al-Maa-idah: 3].

Menurut cerita khotib, pada saat itu sebagian sahabat menangis mendengar ayat tersebut karena ayat tsb merupakan isyarat akan wafatnya Rosululloh SAW.

Jalani aja Hidup.. Tetap semangat

November 19, 2015

Jalani aja hidup, tetap semangat..! dan terus berusaha.. terus berusaha. lebih proaktif!!!
Jangan putus dari berharap kepada-Nya.

Bismilahirrahman Nirrohim.. Tuhan itu Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Semangat.. semangat!!!

Pelajaran dari Direktur Holding

November 17, 2015

Tepat jam sepuluh tadi pagi, saya mendapat kepercayaan dari bos untuk mendampinginya untuk rapat komite audit. Ada 2 Komite audit yang datang salah satunya adalah ketua komite audit yang juga merupakan komisaris Perusahaan tempatku bekerja yang sehari-harinya juga menjabat direktur keuangan induk perusahaan (sebuah BUMN produksi yang saat ini memiliki nilai aset terbesar ke-5 di Indonesia).

Acara beberapa saat sudah dimulai, ketika saya datang ke ruangan meeting tersebut. Bukan karena sengaja datang terlambat, tetapi memang harus menyempurnakan bahan presentasi secara baik terlebih dahulu.

Waktu terus berjalan, komite audit memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada bos saya tentang perkembangan hasil audit perusahaan dan isu-isu yang terjadi terkini terkait perusahaan.

Nah, satu jam kemudian presentasi bos saya selesai. Kini giliran saya presentasi.,, lumayan deg-degan juga.. ini presentasi pertama saya dihadapan direktur holding. Presentasi yang dilakukan adalah tentang audit piutang dan estimasi impairment piutang.

Presentasi diawali dengan basi-basi pembukaan, kemudian penjelasan tujuan audit, kriteria audit yang dipakai, serta hasil audit. Langsung ku kluarkan semua dalil-dalil PSAK 50 -55 dasar impairment piutang, cara menentukan bukti obyektif piutang, dasar penentuan arus kas masa depan dengan tingkat diskonto suku bunga efektif yang digunakan… semua ku terangkan dengan cukup lancar.

Kemudian ku perlihatkan kertas kerja detail supporting slide presentasi, perhitungan detail impairment per invoice, lebih dari 1600 invoice piutang.

—-
Terus dan terus presentasi… kemudian ketua komite audit tsb terus bertanya ini dan itu..terjadilah tanya jawab. Dan at the end, kelihatannya beliau cukup puas dengan presentasi saya dan beliau hanya memberikan saran-saran perbaikan positif.

—–
Setelah acara presentasi berakhir, kami pun makan siang bersama… Saat-saat santai makan siang itulah beliau mulai banyak bercerita informal.. dan disitulah beliau banyak mengucapkan kata-kata yang dapat dipetik pelajaran,antara lain:
– Dalam bekerja atau memecahkan suatu masalah, dari prespektif pengalaman beliau harus digunakan prinsip pribahasa “Dont cut the forest over a tree, sebaiknya perlu juga diperhatikan dont only cut a tree but forget the forest”. Kalimat pribahasa tsb ia dapatkan pertama kali saat menempuh kuliah luar negari puluhan tahun silam. Namun, ternyata masih terngiang dan ia gunakan dalam menghadapi atau memecahkan suatu masalah. Maksud dari kalimat tersebut adalah..jangan ngutak-atik (fokus) ke hal-hal kecil dari suatu masalah, tetapi kita lupa big picture esensi masalah tersebut. Sebaliknya..jangan melulu berpikir besar, tetapi melupakan detail suatu masalah. Artinya harus saling melengkapi, jadi berpikir strategis tetapi tetap perhatian pada hal detail sebagai back up.

– Kata-kata beliau berikutnya adalah ketika kita menduduki suatu jabatan, atau masuk ke organisasi, pertama yang harus dilakukan adalah mengetahui dan memahami bisnis proses perusahan atau organisasi tersebut. Setelah paham, dari situlah kita mencoba mengevalusi kelebihan dan kelemahan sistem organisasi tersebut.. dan menggunakan atau memperbaiknya.

– Berusahalah menjadi agen of change. Agen of change berawal dari diri sendiri dulu, dengan memberi contoh baik. Ketika keteladanan kita sudah teruji, maka rekan kerja (staf atau bahkan atasan kita) akan mengikuti apa yang kita maui atau sarankan.

—-
Demikianlah beberapa pelajaran yang dipetik dari perkataan beliau.

Khutbah Jumat 13 Nov 2015 – Orang yang perlu diiri

November 16, 2015

Point-point khutbah di masjid Ulil Albab, Kalibata sbb:
– Dari sebuah hadits shohih disebutkan bahwa kita (manusia) hanya boleh iri kepada 2 jenis manusia, yaitu orang yang diberi ilmu AlQuran (kaya ilmu) dan gemar membaca serta mengamalkannya serta yang diberi harta (kaya harta) namun ia yang gemar menginfakan harta kekayaannya.

Khutbah Jumat 6 Nov 2015 – Keutamaan Sholat Berjamaah Ke Masjid

November 16, 2015

Point-point khutbah Jumat 6 Nov 2015, Masjid Ulil Albab:
– Tentang sahabat Sya’ban yang rajin sholat berjamaah walau rumahnya jauh dari Masjid. Ketika datang biasanya sahabat Sya’ban menuju tempat tertentu di pojokan masjid Nabawi, tempat itulah merupakan tempat favoritnya setiap kali mengunjungi masjid nawabi.

– Suatu saat ketika akan memimpin berjamaah shalat shubuh, Nabi Muhammad SAW melihat ke pada para jamaahnya. Nabi sangatlah perhatian kepada para jamaahnya tersebut. Ternyata dari para sahabatnya yang sedang berjamaah saat itu.. ada satu jamaah yang biasanya hadir sekarang tidak hadir. Jamaah tersebut adalah Sya’ban. Mengetahui hal tersebut, Nabi SAW menunggu kehadirannya untuk beberapa saat sampai waktu, dikarenakan waktu shubuh hampir habis..maka terpaksa sholat berjamaan shubuh didirikan tanpa menunggu sahabat Sya’ban.

– Setelah selesai mendirikan sholat shubuh, Nabi menanyakan rumah sahabat Sya’ban tersebut. Kemudian ada diantara jamaah yang mengetahuinya. Dan Nabi meminta sahabat yang mengetahui rumah Sya’ban untuk mengantarkannya ke rumah sya’ban tersebut.

– Sesampainya dirumah sya’ban, ternyata terdengar tangisan dari dalam rumah tersebut. Setelah mengucap salam.. nabi kemudian mengetuk pintu. Keluarlah seorang wanita, ia adalah istri sahabat Sya’ban dan memberitahu bahwa sahabat sya’ban telah meninggal dunia.

– Kemudian Nabi menjenguk jasad Sya’ban yang telah terbujur kaku. Keluarganya berkata: bahwa sebelum Sya’ban meninggal.. ada kata-kata terkhir yang terucap dari mulutnya yaitu:
… andai lebih jauh, andai lebih banyak, andai yang baru…

—–
Kemudian keluarganya menanyakan kira-kira apa maksud perkataan Sya’ban tersebut kepada Nabi Muhammad SAW. Nabi bersabda:

Suatu ketika, Sya`ban berjalan dan menemukan seorang yang lemah dan buta tidak bisa pulang ke rumahnya, maka Sya’ban mengantarkan orang tersebut hingga tiba di rumahnya. Pada saat sakaratul maut, Allah memperlihatan pahala tersebut kepada Sya’ban, maka dia berkata seandainya lebih jauh… karena berharap pahala yang lebih besar.

Di lain kali, sahabat ini didatangi orang yang kelaparan, lalu dia membagikan sebagian makanannya kepada orang tersebut. Ketika diperlihatkan Allah pahalanya, dia berujar seandainya lebih banyak…. karena berharap pahala yang lebih banyak lagi dari amalannya.

Suatu waktu, Sya’ban juga pernah memberikan pakaian bekasnya kepada orang yang membutuhkan. Ketika dia melihat pahala yang Allah sediakan baginya, maka dia berkata seandainya ang baru… karena besarnya balasan Allah atas perbuatannya yang sederhana tersebut. (redaksi kata cetak italic diambil dari portal http://aceh.kemenag.go.id/index.php?a=berita&id=113468)

Demikian penjelasan dari Khotib jumat.. mengutip dari Sabda Nabi Muhammad SAW.


Note: penulis belum menemukan riwayat hadits yang menceritakan kisah sahabat Sya’ban tersebut.

Pentingnya Ilmu Manajemen Strategi

November 11, 2015

Ilmu manajemen strategi mungkin sudah cukup populer terutama untuk orang-orang yang pernah sekolah di S1 ilmu manajemen, S2 MM atau MBA, dan kursus-kursus leadership. Mungkin dari 280 juta penduduk Indonesia hanya 2 juta orang yang pernah mengenal ilmu ini, atau bahkan kurang dari itu. Dari 2 juta orang tsb yang mempelajari ..mungkin hanya 100 ribuan orang (didalamnya kebanyakan adalah dosen,dan orang-orang yang sedang sekolah).Namun seberapa banyak yang sudah mendalami,dan benar-benar mengasah dan menerapkan ilmu tsb dalam kehidupan sehari-hari? Mungkin tidak lebih dari 5.000 orang, mungkin diantara meraka adalah segelintir akademisi, segelintir CEO, segelintir pebisnis, dan segelintir para pemegang decision maker di Pemerintahan/Militer, serta segelintir tokoh masyarakat?

Mengapa saya tiba-tiba mengulas ilmu ini? Ini kebetulan karena kemarin diingatkan oleh bos saya dikantor. Saat ngobrol-ngobrol beliau menyinggung.. aplikasi ilmu apa yang sudah saya terapkan ditempat kerja sebagai hasil dari lulus dari sebuah sekolah bisnis. Hehe, saya hanya tersenyum kecut, belum ada pak!

Kemudian beliau bercerita, bahwa saat kuliah dulu pernah diajar oleh seorang dosen yang hanya datang mengajar satu kali pertemuan, namun ada satu berkataan dosen tsb yang beliau masih ingat sampai sekarang, yaitu dosen tsb berkata kepada semua mahasiswa dikelas tsb “kuasai buku ini! (sembari mengangkat, menunjukan sebuah buku berjudul “Strategic Management“), karena ilmu dalam buku ini jika diamalkan akan mampu mengantarkan kalian menjadi orang sukses!!”

—–
Yah, mengapa demikian? Setalah ditelaah lebih lanjut, ternyata ilmu manajemen strategi merupakan ilmu pengarah..dari semua muara aktivitas untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Dan ilmu manajemen strategi diperlukan bagi disiplin ilmu-ilmu yang lainnya agar ilmu-ilmu tersebut berdaya lebih efektif. Dari ilmu ini kita belajar membuat VISI, kemudian membuat MISI yang sejalan dengan visinya, kemudian membuat scenario-scenario, strategi-strategi yang sejalan dan mengarah pencapaian visi dan terakhir adalah membuat program kerja yang mesti semestinya dilakukan, serta adanya evaluasi-evaluasi atas kinerja yang telah dilakukan.

Dari ilmu manajemen strategi, kita juga jadi tahu pentingnya sebuah visi masa depan. Visi adalah patokan untuk melangkah, visi adalah tujuan final yang akan dicapai suatu kegiatan atau organisasi. Tanpa visi yang jelas, dan tanpa misi yang benar.. maka jalannya kegiatan atau suatu organisasi akan menjadi tidak terarah..ngalor-ngidul tidak jelas yang mungkin hanya mengikuti passion pemimpinnya dalam kepentingan jangka pendek.

——–
Pertanyaanya: Sudahkah Anda menerapakan strategi kehidupan sehari-hari? dalam pekerjaan, dalam menjalankan suatu aktivitas atau amanah jabatan?

—–
Saya yakin, mungkin sebagian dari Anda sudah menerapkan ilmu manajemen strategi. Namun, sudahkah optimal dan konsisten? Jika belum.. mari memulainya untuk terus diasah. Yang mungkin Anda tahu, karena kabanyakan dari kita, hidup dan bekerja hanya sekedar rutinitas, dan malas untuk berpikir jauh. So jadilah orang yang berbeda. Btw, saya juga sedang berusaha untuk memulainya.

Yang perlu diingat, bahwa ilmu manajemen strategi tsb akan bermanfaat apabila diamalkan dan dipraktekan secara konsisten, dan bukan hanya dihapalkan, atau diomongin tekstual teori-teorinya saja.

(Nasehat untuk diri sendiri, dan yang membaca)

Memaknai Hari Pahlawan

November 10, 2015

Pahlawan.. adalah mereka yang gugur mengorbankan jiwa raga, dah hartanya untuk memperjuangkan dan mempertahankan cita-cita kemerdekaan Indonesia.

Pahlawan, adalah mereka yang berjuang tanpa pamrih..untuk memajukan, memberdayakan, dan mensejahterakan orang-orang kecil, orang-orang lemah, dan siapapun yang ada disekitarnya.

Pahlawan, adalah mereka yang perduli terhadap kesejahteraan masyarakat, dan membimbing, serta manjadikan mereka ke derajat yang lebih baik.

—-
Apakah kita sudah menjadi pahlawan?? ya.. minimal berjuanglah untuk diri sendiri terlebih dahulu, untuk lebih baik, lebih cerdas, lebih sehat, lebih berkontribusi, lebih menginspirasi, dan lebih sejahtera. Jika mampu lebih dari itu, lakukanlah untuk orang lain.

Taichi – Pertemuan ke-7

November 9, 2015

Hari minggu kemarin kira-kira sudah 7x pertemuan berlatih taichi. Pada latihan ke-7 tsb, ada beberapa pelajaran yang dipetik:

1. Dalam latihan taichi.. unsur utamanya adalah pengulangan gerakan, karena disitulah letak kekuatannya. Dengan tekun terus mengulang-ulang suatu langkah gerak atau jurus, tanpa harus terburu-buru untuk menguasai jurus baru maka diharapkan pondasi gerak taichi menjadi semakin kuat. Jurus baru akan mudah dipelajari setelah gerakan dasar dikuasai dengan sempurna.

2. Dalam taichi mangadung filosofi siklus alam.. hidup – tumbuh – semi – matang – layu – gugur – mati – kemudian hidup tunas baru .. begitu seterusnya. Orang yang berlatih taichi diharapkan mampu memahami siklus alam dan hidup harmoni bersama alam.

3. Ketika menarik nafas harus slow..tenang, nafas mengarah ke bumi (bukan nafas dada), dan mengeluarkan nafas dengan tenang.

4. Pikiran menghayati gerakan.

5. Berlatih taichi 30 menit setiap hari, bisa diibaratkan motor atau mobil yang kita hidupkan mesinnya setiap pagi (manasin mesin) sebelum dipakai. Dengan manasin mesin, maka oli-oli yang beku..menjadi cair kembali, suhu mesin juga secara gradual beradaptasi sehingga kendaraan siap untuk digunakan. Demikian pula dengan taichi, nafas manusia diatur seirama dengan garakan tubuh. Tubuh digerak-garakan secara slow dan teratur, maka sendi-sendi tulang, otot-otot, dan sirkulasi pembuluh darah menjadi terkondisi secara gradual..sehingga tubuh secara overall..menjadi ready untuk digunakan atau berkerja kembali setelah sebelumnya beristirahat dimalam hari.