Mario Teguh – Melatih Otot Mental Agar Menjadi Lebih Kuat

Saya sharingkan penjelasan bpk. Mario Teguh dari media Youtube tentang cara melatih otot mental.

Sebagaimana otot fisik, mental juga memiliki “otot” agar bisa dilatih untuk menjadi kuat dan bermanfaat didalam menghadapi segala persoalan hidup.

Justru otot mental memiliki durasi yang lebih panjang, sepanjang umur manusia. Sedangkan otot fisik terbatas dimana para olahragawan yang melatih otot fisiknya hanya mampu mencapai kekuatan otot fisiknya secara optimal diusia 20an, dan usia 30an awal, kemudian setelah itu secara alami kekuatan otot fisik akan melemah.

Namun berbeda dengan otot mental, otot mental ini jika dilatih akan bisa terus berkembang menjadi lebih kuat, lebih lihai sepanjang hayat. Semakin tua seseorang.. otot mentalnya menjadi semakin lebih kuat jika ia melatihnya sejak muda. Sudah banyak contohnya..justru yang tua-tua mentalnya tetap jago, tetap nomer satu di bidangnya.

Pak Mario mencontohkan kisah tentang temannya yaitu seorang yang sukses dan kaya, ia pengusaha properti. Temannya tersebut berkata.. bahwa ia sukses bukan karena ia pintar. I am not smart kata temannya tersebut. Karena ia merasa tidak pintar maka ia secara teratur belajar, dan menambah waktu belajarnya menjadi 2 jam dimana orang yang pintar biasa cukup belajar 1 jam. Yang terjadi adalah.. bahwa orang yang pintar tersebut ternyata tidak belajar, jadi..saya menjadi lebih pintar 2 jam dibanding mereka! kata temen pak Mario tersebut.

Dari contoh diatas, kunci memiliki mental yang lebih kuat adalah ketekunan berlatih dan belajar mendevelop kapasitas kekuatan mentalnya.

Sejalan dengan motivasi Pak Mario tersebut, saya mencoba browsing di Internet tentang bentuk detail cara melatih mental. Didapati blog bagus lifeoptimizer.org, blog berbahasa inggris punya bpk. Donald Latumahina yaitu seorang dosen informatika di Surabaya yang mengulas tentang cara mengoptimalkan kekuatan mental. Cara-caranya antara lain:
1. Mencoba hal-hal baru, hobby baru, rute perjalanan baru, bisnis baru.
2. Bergabung dengan komunitas tertentu.
3. Mengawali bertanya atau membuka pembicaraan dalam suatu forum.
4. Membuka pembicaraan dengan orang yang baru dikenal, misal orang yang duduk disamping/sekitar kita.
5. Menemui tokoh-tokoh terkenal dan mencoba mengakrabi, berkawan dengannya.
6. Mengenali lingkungan sekitar, mengenal orang-orang sekitar.
7. Traveling sendiri dan mencoba beradaptasi, mengenali orang-orang ditempat tujuan.
8. dll

Intinya adalah melakukan suatu pekerjaan/aktivitas yang menatang mental kita agar menjadi lebih kuat, wise, dan lebih tertata, lebih mature.
Namun demikian..kesemua latihan mental tsb harus diperhitungkan dengan cermat, dan hati-hati dan tidak ceroboh, hindari hal-hal baru yang justru dapat mengundang bahaya atau mendatangkan kerugian bagi kita.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: