Ayah – Novel Andrea Hirata

Malam-malam ku baca novel Ayah, Andrea Hirata.

Baru kali ini aku sengaja membeli novel hirata si penulis laskar pelangi itu yang sudah mendunia. Ku baca satu persatu kalimat dari bab depan.. terus berurut sampai ke tengah buku, Kemudian scaning sekilas sampai akhir halaman buku.

Jujur setelah membaca novel tsb, bung Andrea memang novelis sejati.. kalimat demi kalimat tersusun puitis seperti sayap-sayap burung, alur tulisan peristiwa dan penggambaran karekter menumbuhkan imajinasi ke alam cerita.

Sabari (tokoh lugu, menyukai dan mencintai Marlena sejak akhir bangku SMP, jago puisi, nilai bahasa indonesia selalu diatas 9, pantang menyerah mengejar cintanya)

Marlena (perempuan mandiri, tegas, penyuka tantangan, pemberontak, suka kebebasan).
.. Sabari akhirnya berhasil menikahi Marlena, namun pernikahannya hanya bertahan beberapa tahun, kemudian Marlena meninggalkannya.

Markoni (Ayah Marlena, lelaki yang gagal sekolah), juragan percetakan Batako.

Zorro ( Anak Sabari dan Marlena, bocah lucu.. tumbuh besar dijalanan). Ia begitu dicintai oleh Sabari. Zorro adalah anak ajaibnya. Ia tinggal bersama ayahnya setelah ayah-ibunya bercerai,sampai umur 3 tahunan, kemudian diambil oleh ibunya kembali yang menikah dengan orang lain.

Zuraida (teman marlena, sahabat pena)

Ayah Saberi, lelaki pensiunan Guru SD Bahasa Indonesia, kegemarannya mendengar radio, dan mengutak-atik antena untuk mencari sinyal yang dirasa lebih bagus.

Ukup, teman Saberi.

….
Inti cerita menggambarkan tokoh ayah..hubungan dengan anaknya, tokoh inti : sabari, lelaki lugu yang pantang menyerah mengejar cintanya..tapi berakhir merana.

Inti pesan novel ini.. masih abstrak. Kesan novel ini hanya menggambarkan kisah suatu kisah nyata yang kemudian di fiksikan ke dalam novel.

Gaya bahasa penyampaian dan alur cerita.. bagus.

———
Pelajaran yang bisa diambil dari novel ini adalah:
1. Cinta tak selalu berujung bersatu dan bahagia.
2. Ada tipe lelaki tulus.. yang memiliki satu cinta.
3. Gaya bahasa penyampaian yang sangat bagus, dengan puisi-puisinya yang membangkitkan angan romansa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: