Archive for August, 2015

Tips Lulus Ujian CPMA

August 28, 2015

Certified Professional Management Accountant (CPMA) adalah suatu sertifikasi yang diberikan oleh Institut Akuntan Manajemen Indonesia (IAMI) kepada mereka yang lulus ujian profesional akuntan manajemen. Sertifikasi ini diberikan sebagai tanda formal bahwa mereka telah menguasai standar basic dari keilmuan akuntan manajemen.

Berbeda dengan akuntan publik atau bahasa pasarnnya adalah ekternal auditor yang lebih berkutat pada teknik assurance dan menilai kewajaran laporan keuangan dimana penguasaan akan SPAP dan PSAK/IFRS adalah mutlak diperlukan, keahlian akuntan menajemen adalah lebih menekankan pada pembuatan/perumausan strategi agar informasi akuntansi yang ada berjalan dengan lancar, dengan berdasarkan pada cost efficiency sehingga dapat berkontribusi pada keuntungan perusahaan yang optimal.

Ujian CPMA diselenggarakan setahun 2 x (biasanya pada bulan Mei dan November). Materi Ujian meliputi:
1).Pelaporan AKuntansi Manajemen&Keuangan
2).Fundamental Bisnis
3).Manajemen Strategi
4).Corporate Governance dan Manajemen Risiko.

Tips..tips lulus ujian: …kurang lebih sama dengan — >lihat tips lulus ujian CPA.

Pengalaman pribadi: Lulus CPMA tahun 2014, dengan langsung lulus 1x sitting untuk 3 materi sekeligus yaitu:Fundamental bisnis, Mnjemen strategi & Corp Governance. Materi-materi ketiganya kebanyakan konsep-konsep dasar.. sehingga bagi mereka yang rajin baca buku pasti mudah.

Hanya untuk Akunt Mnjemen.. harus ngulang, karena kurang latihan soal hitungan..sehingga hasilnya dibawah standar.

Standar kelulusan..nilai 70.

Jika ingin lulus CPMA.. bangunlah visi dalam diri anda untuk menjadi akuntan manjemen yang handal, atau menjadi CEO suatu perusahaan, bolehlah.. cita2 boleh setinggi langit. Buktinya banyak CEO perusahaan di Indonesia yang berlatar belakang akuntan, bahkan menteri ESDMpun berlatar belakang seorang akuntan/auditor!

Good Luck!!

bagi yang ingin tau lebih lanjut tentang CPMA bisa lihat ke: http://www.iamiglobal.or.id

Mencoba Ramuan Sehat Jokowi

August 27, 2015

Jokowi… Joko Widodo, Sang Presiden yang suka “blusukan”. Blusukan adalah suatu istilah dari bahasa jawa artinya harfiahnya adalah “terperosok masuk ke dalam”, atau “terperosok masuk ke lumpur/tanah lembek”. Blusukan dalam hal ini adalah aktivitas kegiatan mengunjungi masyarakat sampai ke pelosok-pelosok, ke kampung-kampung bahkan sampai masuk ke gang-gang sempit. Karena aktivitasnya sampai masuk ke pelosok kampung itulah aktivitas tersebut dinamakan “blusukan“.

Aktivitas blusukan tentunya memerlukan stamina yang prima. kegiatan blusukan banyak diisi oleh jalan kaki dari satu gang ke gang, dari satu aktivitas kampung ke kampung lainnya. Suatu aktivitas yang menguras energi pastinya.. dan juga pikiran.

Yang mengherankan dari Jokowi adalah walaupun beliau sibuk dengan blusukannya namun tampak kondisi fisik beliau yang selalu prima. Sampai saat ini, belum pernah ada berita tentang kabar sakit Jokowi,.. belum pernah! apa sih rahasianya kok bisa selalu sehat?

Adalah suatu pengakuan Presiden Jokowi dibeberapa kesempatan bahwa beliau rutin minum ramuan warisan nenek moyangnya yaitu rebusan temulawak + Sedikit jahe+ Gula Merah setiap pagi sebelum sarapan (perut masih kosong). Demikian beliau berkata terus terang. Ramuan inilah yang menjadikan beliau selalu sehat dan kuat meski banyak beraktivitas yang menguras tenaga dan pikiran.

“Saya sudah minum air temulawak itu selama 14 tahun. Sejak saya bekerja di perusahaan ekspor-impor. Sewaktu bekerja di sana, saya sering pulang jam dua pagi, bahkan tak jarang sampai jam empat pagi. Stamina saya harus kuat,” tutur Jokowi.
.Dikutip dari berbagi media saat kampanye di tahun 2012 (Tempo, trubus, detik, okezone, CNN dill.

“Rahasianya, saya minum temulawak dan madu setiap pagi hari sebelum beraktivitas,” kata Jokowi kepada Tempo di sela-sela kampanye di daerah Kemanggisan, Jakarta Barat, Senin 2 Juli 2012.

“Minum ini, temulawak diiris-iris, direbus, lalu diseduh,Tambah kacang ijo kalau ada pahit-pahit itu tambah jahe atau madu,”Saya jamin kalian akan kuat semua,” kata Jokowi kepada para wartawan yang menanya tentang rahasia ia kuat blusukan. Dikutip dari Tribun jakarta 21/1/2014.

Sungguh hal tersebut yang membuat penasaran, mengapa ramuan itu begitu manjur untuk vitalitas dan kesehatan? Ternyata oh.. ternyata? ramuan-ramuan tersebut mengadung zat-zat obat alami yang super ampuh!!!

Adalah temulawak (Curcuma Xanthorriza), merupakan tanaman asli Indonesia. Berdasarkan riset ilmiah tanaman ini mengadung zat-zat hapatotik (membantu kerja hati), zat antioksidan, dan bahkan zat penghambat sel kanker..!!! pantesan pak Jokowi sehat selalu ya?

Lebih rinci tentang kasiatnya adalah sebagai berikut:

– Temulawak mampu menurunkan kolesterol (hasil riset Dosen Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Zullies Ikawati, dikutip dari newokezone 12 Maret 2014.

– Temulawak mampu menghambat bakteri, anti ketombe (hasil riset Dr. Yaya Rukayadi, dosen & peneliti di Universitas Yonsei, pakar temulawak Korea asal Garut. Phytotherapy Research
Volume 21, Issue 5, pages 434–438, May 2007- first published online: 18 JAN 2007.

– Temulawak mampu menormalkan jaringan tubuh yang terganggu, mengobati penyakti liver (menurut Prof. Prof Sidik Apt, guru besar emeritus Farmasi Universitas Padjajaran yang mempelopori penelitian ilmiah temulawak di tanah air. Pemegang paten obat fitopharmaka Cursil (Curcuma Silymarin for liver) tahun 1996. Dikutip dari Trubus online July 31, 2011 dan Majalah Forum Keadilan No.21 tgl 2 Okt 2011.

– Menurut Guru besar Farmasi Universitas Indonesia, Prof Dr Sumali Wiryowidagdo, rimpang temulawak mengandung 5% minyak asiri dan 3-6% zat warna kuning kurkuminoid. Kedua komponen itu mengandung senyawa kimia seperti xantorizol (65%), zingiberena (25%), felandrena, kurkumin, dan monodesmetoksi kurkumin. ”Kurkumin mempunyai efek antiradang, termasuk menghilangkan radang tonsil,” kata Sumali. Trubus 1 Okt 2011.

Demikianlah pernyataan para ahli farmasi tentang Temulawak. Saya secara pribadi baru ngehh dengan ramuan temulawak itu, dimana dua minggu yang lalu harus berbaring di rumah sakit dan diagnosa dokter mengatakan radang hati. Dari situlah.. sy banyak berdiskusi dengan dokter (spesialis penyakit dalam) tentang radang hati, penyebabnya apa dan bagaimana cara pencegahan dan pengobatannya. Dari hasil diskusi didapat sbb: disamping minum obat dokter secara teratur, untuk lebih mempercepat penyembuhan dokter menyarankan banyak minum madu dan minum temulawak. Barawal dari situlah.. akhirnya akhirnya ku googling..googling tentang temulawak.. dan ketemu berita tentang kandungan temulawak dan berita ternyata temulawak adalah minuman ramuan sehat pak Jokowi.

Dan ku coba ramuan tersebut. setiap pagi, ku minum rebusan temulawak + madu murni. rasanya.. khas temulawak!! manis agak pedes rasa mint. Untuk khusus diriku ditambah kunyahan kunyit sedikit untuk lebih memperlancar pencernaan, membantu lambung. Minumlah selagi hangat rebusan tersebut.. sungguh seger diminum dipagi hari.

Khasiatnya bagaimana?? mostly 2 minggu ini.. badan sudah sehat, pencernaan lancar, nafsu makan meningkat, kulit menjadi lebih halus.

Mau Coba? Ga bakal nyesel!

Ilmu Terpenting dalam menjalani kehidupan

August 26, 2015

Sebenernya ilmu apa sih yang paling penting untuk dikuasai dalam menjalani kehidupan ini? pertanyaan ini yang kadang terlintas dibenakku. Apakah ilmu sekolahan yang kita dapatkan?? ataukah ada ilmu lain yang sebenarnya sangat berguna bagi orang tersebut??.

Alhasil, setelah mencari kesana-kemari… sebenarnya ada 3 intisari ilmu yang paling penting dalam hidup ini. yaitu:

1). Ilmu mengenal Diri dan lingkungan

orang bijak berkata: siapa mengenal dirinya maka ia akan mengenal Tuhannya. Mengenal diri adalah wajib, bagi mereka..mereka yang ingin hidup sempurna menapaki kehidupan ini.
Mereka-mereka yang belum mengenal dirinya.. tidaklah akan kokoh berdiri, jiwanya masih meraba-raba.. belum menapak. Sehebat apapun orang itu, punya keahlian apapun.. jikalau ia belum mengenal sepenuhnya dirinya pastinya akan gampang tergoyah atau tergelincir.

Tzun Tzu berkata : “Jika kau tidak mengetaui kekuatan pasukanmu dan pasukan musuh tidak mengetahui kekuatan pasukannmu.. maka pertempuran yang akan terjadi bisa menang..bisa kalah” Pilihan strategi perangnya –> pasukan menghindar terlebih dulu, atau opsi nekad menyerang.

Jika Kau mengetahui kekuatan pasukanmu dan pasukan musuh tidak mengetahui kekuatan pasukanmu.. maka pasukanmu akan memenangkan pertempuran. —>strategi perang: segera lakukan serangan.

Jika kau tidak mengetahui kekuatan musuhmu dan pasukan musuh sudah mengetahui kekuatanmu terlebih dulu.. dijamin pasukan musuh akan mudah memporak-porandakanmu. —>strategi perang: segera kabur menghindar!

Demikianlah seorang filusuf strategi perang mengajarkan kepada para jenderalnya. Dari situ tergambar bahwa mengenal diri.. kekuatan, kelemahan dan apapun yang terkait dengan dirikita..keluarga kita, atau orang-orang disekitar kita… adalah hal yang sangat teramat penting.

Dengan mengenal diri, kita dapat mengukur kemampuan diri kita..sehingga tidak memaksakan diri untuk terjun dibidang-bidang tertentu atau pekerjaan yang tidak cocok dengan pribadi/karakter kita. Misalnya: kebetulan kita kuliah di Jurusan Akuntansi..tetapi setelah digali lagi ternyata bakat kita bukan sebagai akuntan.. tetapi misalnya sebagai marketer. Atas kondisi ini seyogyanya orang tsb tidak memaksakan diri tetap bekerja hanya sebagai akuntan atau auditor tetapi dengan bakat marketingnya ia bisa loncat ke bidang marketing mengikuti bakat yang ia punya.


2). Ilmu komunikasi

Ini penting… sangat-sangat penting!!! Setelah kita mengenal diri dan lingkungan, tentunya dari hasil observasi diri dan lingkungan tersebut perlu kita komunikasikan dengan baik kepada manusia lain.. orang-orang disekeliling kita agar mereka juga mendapatkan manfaat dari hasil kajian/pengamatan kita.

Salah komunikasi… bisa fatal!!! suatu kesalahan komunikasi bisa menjadikan ketidakharmonisan..bahkan sampai terjadinya peperangan besar antar kerajaan (jaman dulu).

Dalam realita hidup, tidak semua persoalan dapat selesai dengan pekerjaan kasar dan kompetisi. Dalam hal-hal tertentu komunikasi (lebih spesifik lagi “negosiasi”) sangat diperlukan dalam memecah suatu kebuntuan persoalan.

Untuk menguasai dan mempertinggi ilmu komunikasi ini diperlukan latihan-latihan yang berawal atau didasari dari ilmu mengenal diri dan lingkungan.


3). Ilmu Nrimo..

Ilmu ini adalah ilmu tingkat tinggi.. (bahasa lainnya adalah ilmu ikhlas). Ilmu ini berguna untuk mensikapi segala sesuatu yang kita tidak bisa mengendalikannya… segala sesuatu diluar keinginan dan kemampauan kita. Ilmu ini berlaku… untuk menyadarkan manusia bahwa ia hanyalah makhuk kecil tak berdaya.

Ketiga ilmu tersebut itulah yang menurut hemat penulis.. adalah ilmu yang sangat-sangat penting dikuasi dalam kehidupan ini. Semakin mumpuni tingkat penguasaan ketiga ilmu tersebut.. maka semakin optimal dalam menapaki kehidupan ini.

Hehe… kelihatan keren sekali ya?? nulis tentang ilmu-ilmu paling penting.. kaya ilmunya udah tinggi aja?? menggurui banget gitu??? bukan..bukan itu sobat! tetapi ini sekedar sharing..jujur, justru kegagalan-kegagalan hidup yang penulis alami, setelah direnungi.. mungkin karena kurangnya pemahaman dan pengamalan penulis atas ketiga ilmu penting diatas. Oleh karena itu dengan niat untuk berbagi dan saling mengingatkan … untuk terus belajar mengasah ilmu-ilmu tersebut, barangkali ilmu tersebut kelak bermanfaat.

Global Talent Indonesia

August 25, 2015

Hari ini ada acara yang cukup menarik yang diselenggarakan di salah satu hotel di Cikini, yaitu Knowledge Management Summit. Penyelenggaranya adalah salah satu sekolah bisnis terkemuka, dengan mengundang para praktisi yang menaruh perhatian terhadap Knowladge Management.. Human Capital dsb. Memang dunia knowledge & Human capital di Indonesia sekarang menjadi sorotan.. dimana angka tingkat kompetisi global masih rendah.. disisi lain serbuan tenaga kerja asing sudah mulai menerjang..

Dalam acara tersebut, salah satu pembicara yang diundang adalah sosok bernama Priyantono Rudito, Direktur Human Capital Telkomsel… setelah saya googling, yang menarik adalah beliau pernah mengarang buku berjudul “Leveraging Global Talent”. Buku ini terbit pertama kali kisaran pada Maret 2015.. wah ternyata saya ketinggalan info..

ini bukunya seperti dibawah, bagus sih.. keren.. dimana seorang direktur bisa menulis buku.

217x300xBuku-Pak-Pri-217x300.jpg.pagespeed.ic.z3moaoBLvD

Setelah saya googling ke sana kemari… disebutkan dalam buku tersebut, mengambil studi kasus PT Telkom.. melakukan persiapan karyawannya untuk menghadapi persaingan global dengan menanamkan dan mengimplementasikan value sbb:“The Five E” yaitu Enthusiasm, EduKnowledge, Exposure, Equity dan Enabler.

Enthusiasm: modal dasar para telent adalah harus menumbuhkan, dan memiliki antusiasme dan pasion yang tinggi dalam belajar dan mengerjakan tugas-tugas profesinya. …keep spirit!!!

Eduknowledge: adanya support dan fokus pembelajaran yang menyertai peta karir para talent.

Exposure: adalah memberikan kesempatan kepada para talent untuk berkerja didunia global (misal dikirim ke luar negari.. atau bekerja di sektor yang terjadi interaksi dengan dunia global.. worldwide.


Berikut kisah nyata sekilas berjuangan si penyusun buku tsb. Awalnya ia ingin sekolah S2, dan program beasiswa dari perusahaanya untuk sekolah keluar negeri, namun saat ujian bahasa inggris IELTS, beliau hanya mendapat score 4,5. Malu, karena diledekin teman-temannya atas jeleknya nilai bahasa inggris tsb, menjadikannya ia terpacu untuk belajar sungguh-sunggu secara totalitas. Ia ganti chanel TV ke chanel bahasa Inggris, ia terus ikuti berita/acara tv tsb walau mungkin hanya 20% yang dimengerti dari inforamsi chanel inggris tsb. Ia paksa untuk berlangganan koran bahasa Inggris, koran itu terpaksa dibaca setiap hari..karena sayang jika tidak dibaca karena sudah membayar langganan koran tsb. Ia terus belajar.. sampai dapat nilai IELTS dengan score 7. Ini score IELTS diatas rata-rata. Akhirnya iapun dapat beasiswa dan sekolah S2 di Australia. Setelah di Ausie, iapun memilih cari pondokan diflat yang jauh dari lingkaran orang indonesia, sehingga memaksa ia untuk berinteraksi terus dengan orang bule. bahka ia bergabung ke organisasi senat kampus, yang mengharuskan ia memimpin rapat dan menjalin bertemuan dengan pejabat kampus.

Nah, totalitas usianya ternyata akhirnya membuahkan hasil.. bahasa inggris beliau menjadi sangat mahir, dan nilai-nilai kuliahpun menjadi lebih bagus. Bahkan akhirnya tidak hanya selasai S2, namun bisa terus lanjut ke S3 di negara Ausie tsb.

Totalitas belajar yang nyemplung langsung secara totalitas tsb digambarkan sebagai kolaborasi implemetasi value Enthusism dan Exposure.

Enabler: adanya sistem yang mendukung dari Perusahaaan untuk mengembangkan para telent/karyawannya.

Equity: adanya kesatuan/koordinasi dari 4 E tersebut menuju tercapainya target kinerja organisasi.

Hal tersebut diatas menarik, karena belakangan ini, entah mengapa tertarik berselancar ke dunia pemberdayaan diri, human capital dsb. Belajar dari bukunya pak Rudito… dapat dipetik sebuah pelajaran sbb: intinya.. 1. Semangat dan antusias yang tinggi dalam setiap pekerjaan/penugasan 2).Ada kesempatan..terjun langsung berinteraksi dengan dunia/pekerja global 3). Untuk level korporasi..harus ada sistem yang mendukung para telent-nya untuk berkembang.

Pertanyaan yang mendasar: lantas apa yg mau lo lakuin??? bengong?? atau cuma jadi pengamat??! atau.. up to you!

Pentingnya Relasi Positif

August 24, 2015

Manusia diciptakan sebagai makhluk sosial, begitulah nature-nya. tidak ada manusia yang bisa hidup sendiri, bisa sukses sendiri.. pastilah ia memerlukan bantuan atau kontribusi dari manusia lainnya.

Baru..baru ini aku banyak merenung, berawal dari keadaan yang harus membuatku banyak berbaring di tempat tidur.. sehingga merenung adalah pekerjaan yang paling bisa. Flashback ke belakang… merenungi kehidupan yang telah dijalankan..

Ada sesuatu hal ternyata.. yang menurutku masih kurang dalam hidupku ini.. yaitu menambah teman relasi positif. Alhamdulillah, aku bersyukur.. selama ini kebanyakan, bergaul, dan bekerja dan dikelilingi dengan relasi yang kebanyakan adalah orang-orang yang baik..baikk, sholeh..sholeh..

Namun masih merasa kurang.. yaitu kurang proaktif dalam berelasi dan bergaul dengan mereka sehingga belum menimbulkan impact positif yang optimal..

Menjalin relasi.. adalah dengan berusaha memberikan kontribusi positif kepada teman tersebut..

Dan dari teman-teman relasilah..yang sunatullohnya dapat menjadi wasilah bagi tercurahnya rizki dari-Nya dan keberkahan hidup (demikianlah banyak orang bijak berkata demikian).

Adalah Prof.Renaldi Kasali dalam tulisannya di Kompas tgl 29 Des 14 pernah menukil demikian “Apa artinya bergelar S2 kalau penakut, jaringannya terbatas, “lembek”, cepat menyerah dan gemar menyangkal.. kalau ilmunya hanya ilmu buku yang sempit, dan tidak berpraktik bisnis langsung dan tidak mempunyai banyak relasi..”

So, I promise to my self.. to be more proactive.. more friends.. more contribute.. to be better live