Archive for March, 2015

Dipanggil menghadap Pak Direktur!!

March 30, 2015

Tentunya kita sebagai wong cilik, orang kecil, karyawan biasa akan merasa bangga, terhormat dan sangat senang jika dipanggil menghadap atasan/big boss/orang penting ditempat kita bekarja.

Perasaan itu aku alami ketika secara mendadak dapat tilpun dari sekertaris pak direktur. “Pak Asef dipanggil datang ke ruangan Pak Direktur, beliau ingin diskusi tentang sesuatu” suara sekertaris ditelpon. yang mamanggil ini big boss lho!, orang no.3 tertinggi di Perusahaan tempatku berkerja.

Saat, aku langsung siap-siap. segera ke toilet, merapikan baju, mencuci wajah dan gosok gigi. Kemudian ku semprotkan sedikit parfum ke baju.. biar seger. Dengan melangkah sedikit nervous ke samperi ruangan direksi tsb secara tergopoh..!!

Selevel direksi aja yang manggil, aku sudah merasa sangat bangga, oh ternyata pak direksi ada atensi terhadap diriku ini yang cuma pegawai biasa ini.

Dilain kasus, suara adzan berkumandang terdengan sayup-sayup menembus dinding kantor yang tebal. Tapi aku.. tak tau kenapa hatiku masih biasa-biasa aja… belum timbul rasa bangga, senang, terhormat, dan atau tergopoh-gopoh menyambut dengan sedikit deg-degan.. padahal yang memanggilku itu seruan muadzin, sang penerus panggilan dari-Nya.. Sang Maha Raja Alam Semesta, yang levelnya jauuuuh lebih tinggi tak terhingga dari level seorang direksi.

Ooohh, maafkan aku ya Rob.. hamba masih menempatkan pak Direktur lebih tinggi dari-Mu. Sementara sampai saat ini, Engkau tak bosan-bosannya memanggilku melalui para penyeruMu itu, walau Kau masih ku tempatkan dibawah posisi pak Direkur.

Maafkan.. maafkan aku, Yaa Rahman..
Yaa Rob, …Bimbinglah hatiku..untuk bisa menempatkan-MU ditempat yang Tertinggi.. wahai Tuhan Yang Maha Tinggi.

Advertisements