Seorang Saksi Peristiwa Malari 78

Malam selasa tgl 5 Januari 15, aku pulang ke jakarta naik bus malam dan duduk dibangku deretan akhir. Pada kesempatan itu aku berkenalan dengan seorang bapak2 usia 60 han.
Dia tanya ke aku.. Sudah berapa lama kerja di Jakarta Mas?
Dan kujawab kapan pertama kali aku merantau ke JKt.
Pak Tua: dia cerita masa mudanya prnah berkelana dan bekerja di Jakarta dari tahun 1971 s/d 1978. Ia berdagang kambing, supply kambing dari kampung kemudian di bawa ke Jakarta. Hampir setiap sudut jakarta pernah ia jelajahi.
Pada saat peristiwa Malari dan terbakarnya pasar senin tahun 1978, ia bercerita: saya ada disekitar situ mas! Saya masih terngiang orasinya Hariman Sireger yang menggelora… membakar emosi masa mahasiswa.
Aku: oo.. bapak ini tau banyak dunia kampus, mungkin dia mahasiswa dulunya (gumamku dalam hati).
Pak Tua: Setelah peristiwa itu, saya pulang kampung dan diterima sebagai PNS dan mengabdi sebagai guru di sebuah SMP sampai pensiun tahun 2011.
Ia juga bercerita..Pada tahun1992..saat meniggalnya bu Tien Soeharto, ia ada diJakarta. Tepatnya di jalan cut Mutia.. sedang supply kambing untuk kompleks yang dihuni jenderal-Jenderal. Ada peristiwa dibalik peristiwa yang terjadi saat itu ..katanya.
Namun perbincanganku dengan bapak tua itu akhirnya terhenti. Karena ia berganti tempat duduk sesuai urutan aturan kodektur.

Hikmah: bapak tua itu dan dia saksi sejarah pergerakan mahasiswa..meskipun berstatus Guru PNS, Beliau masih menyempatkan berbisnis disaat waktu senggangnya.. luar biasa!!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: