Khutbah Jumat tgl 7 Des 18 : Persiapan amal untuk kehidupan Akherat

December 11, 2018

Masjid Ulul Albab:
Khotib: Ustadz Syarifudin


Ajal (kematian) seseorang tidaklah ada yang mengetahui kecuali Allah SWT. Ajal tidak mengenal umur, bisa saat muda sudah dipanggil, bisa kapan saja. Atas hal tersebut, gunakanlah masa hidup ini dengan berbuat baik (beramal sholih) sebanyak-banyakanya sebagai bekal menuju kehidupan akhirat.

Bentuk amal shalih, sangatlah banyak. Tidak hanya sholat, puasa atau sedekah..tetapi semua amal kebaikan yang berdampak positif, semuanya disebut amal shalih. Seperti: menolong/membantu orang lain, mempermudah urusan orang lain, bekerja mencari nafkah, membuat bahagia orang, makan..minum dsb, bahkan tidurpun kalau diniati ibadah termasuk kategori amal shalih.

Semua kegiatan dalam hidup ini, hendaknya diniatkan karena ALlah SWT… Innasholati, wanusuki wa mamati wamahyaya lillahi robbil ‘alamin., agar semua kegiatan tersebut tercatat sebagai amal ibadah dan mendapat pahala dari Allah SWT.


Apabila ajal sudah tiba, tiada lagi kesempatan untuk memperbanyak amal. Semua sudah terputus, kecuali doa dari anak-anaknya yang shalih.

Jangan sampai kita menyesal kelak, sementara sudah tidak bisa berbuat apa-apa.


Note:
Pada saat sholat jumat, imam membaca surat AL baqarah ayat 253 – 258.

Advertisements

Khutbah Jumat Tgl 30 Nov 18 : Pentingnya persatuan

December 11, 2018

Point Khutbah:

Pentingnya persatuan bagi umat Islam.

Menjadi Ayah Yang Hebat dan dirindukan bagi anak-anaknya

November 22, 2018

Kajian Parenting, Kamis 25 Okt 2018 ba’da shalat Ashar di Masjid Ulul ALbab Kalibata.

Pembicara: Ustadz Bendri Jay Surahman

—–
1). Memberi keteladanan
Memberi keteladanan, adalah dengan memberi contoh baik. Seperti misal: rajin sholat berjamaah, rajin membaca Al Quran, rajin membaca buku, rajin olah raga, rajin menata dan membersihkan rumah atau membantu istri, suka memberi dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan lingkungan dsb.

Apa yang dilakukan oleh orang tua, akan dilihat oleh anak-anaknya secara langsung. Kebiasaan-kebiasaan baik tersebut biasanya akan menginsipirasi dan memungkinkan ditiru oleh anak-anaknya.

Dengan keteladaan yang dijalankan oleh orang tua, anak akan menaruh rasa hormat dan sayang. Itulah mengapa..dicontohkan didalam ALQuran, panggilan anak sholeh kepada ayahnya adalah.. Yaa Abati, bukan Yaa Abi, karena panggilan Yaa Abati menunjukan panggilan hormat dan sayang kerinduan.

2). Peduli terhadap kegiatan si Anak dan teman-temannya.
Apabila anak memiliki hobby tertentu, usahakan untuk ikut menyukai atau setidaknya perduli dengan seluk-beluk hobby tersebut. Tanyakankanlah tentang hobby si anak tersebut..sehingga terjalin komunikasi antusias dari si anak.

Orang tua juga harus perduli dengan siapa si anak tersebut bergaul. Kenalilah teman-teman si anak tersebut agar bisa memantau si anak secara tidak langsung. Dengan mengetahui pergaulan si anak, orang tua dapat menilai dan mencegah apabila si anak mengarah ke kegiatan yang bersifat negatif.

3). Memberi apresiasi dan perhatian penuh, ketika anak sedang mendapat kebahagiaan/prestasi

*) Ada kisah seorang pemuda, ia sangat mengidolakan ayahnya yang seorang dosen. Ayahnya menjadi motivasi dirinya untuk belajar keras disebuah di Universitas di Timur Tengah. Kemudian ia berhasil menyelesaikan studinya selama 4 tahun dengan perjuangan. disaat mengabarkan bahwa ia lulus ujian sarjana dengan nilai Cumlaude kepada ayahnya melalui telepon, dan ternyata dijawab dan ditanggapi oleh ayahnya dengan nada datar dan singkat, kemudian telpon ditutup oleh Ayahnya karena ayahnya sedang sibuk –> kondisi ini membuat hati si pemuda tersebut sangat dongkol karena merasa hasil belajar kerasnya selama ini kurang dihargai oleh ayahnya, alhasil kemudian ia melampiaskan kedongkolannya dengan mabuk-mabukan dan perbuatan maksiat. –>naudzubillah.

Kisah tersebut memberi hikmah: bahwa rata-rata psikologi anak akan terpukul ketika prestasinya tidak dihargai oleh orang tuanya.

Atas hal tersebut, seyogyaya orang tua hadir..dan memberikan apresiasi kepada si Anak, ketika ada moment saat si anak mendapat prestasi, entah menjadi juara kelas, menang lomba tertentu dsb.

Contoh kecil: Orang tua wajib hadir pada saat pembagian raport si anak. Dan memberikan support atas nilai-nilai anaknya yang bagus.


4). Hadir dan memberi perhatian penuh ketika anak sakit.

Ketika anak sedang sakit, disinilah moment paling penting bagi orang tua untuk memberi perhatian penuh. Segera membawa ke dokter dan mengurus semua keperluannya. Segala urusan yang lainnya sebisa mungkin disingkirkan. Fokus untuk kehadiran, dan perhatian penuh ke anak tersebut.

5). Menjadi sahabat
Menjadi sahabat anak adalah tidak mustahil apabila orang tua sudah mengakrabi anaknya sedari kecil.

Ilmu Abdus Shomad (1)

October 17, 2018

Ustadz Abdus Shomad.. dai yang sekarang lagi booming

Pertanyaannya Mengapa bisa booming??

Jawaban kira-kira sebagai berikut:
1). Sudah kehendak-Nya
2). Penguasaan Ilmu Agama Islam yang mumpuni, khususnya Hafalan dan Ilmu Hadits
3). Penguasaan Ilmu Orasi dan psikologi masa yang oke
4). Vocal.. mengkritisi kondisi zaman now, sehingga menarik perhatian media
5). Penampilan sederhana dan orisinil
6). Memiliki semangat, dan energi untuk berdakwah..
7). Vocal suara yang mantap,
8). Dakwah dibawakan dengan serius, berapi-api, tetapi sesekali diselingi humor sehingga suasana menjadi hidup (tidak membosankan)
9). Bahasa arab mahir, lulusan dari Timteng (AlAzhar dan Maroko) menjadi nilai tambah

Khutbah Jumat 31 Agustus 18 : Ciri Ahli Surga

August 31, 2018

Masjid Ulul Albab, Kalibata.
Khotib: Ust.Arwani Amin MA

Point-point khutbah:
ciri-ciri ahli surga adalah:
1. Manusia yang tidak Syirik (mengamalkan ..laa ilah ha ilalloh)
2. Manusia yang tidak memiliki rasa Dengki kepada orang lain.
3. Manusia yang menjaga shalat malam
4. Manusia yang tidak suka menggunjing (Ghibah)
5. Manusia yang suka memberi (berdonasi) membantu orang lain dengan harta atau makanan.
6. Manusia yang suka menebar salam (menebar keselamatan)
7. Manusia yang suka menyambung silaturahim

Khutbah Jumat 24 Agustus 2018: Makna Itaqulloh Haqqotuqotih

August 24, 2018

Masjid Ulul Albab
Point-point Khutbah:
– Makna Makna Itaqulloh Haqqotuqotih :
1. Selalu Berdzikir/menginat Alloh SWT
2. Selalu mentaati semua perintah Allah SWT

Khutbah Idul Adha 22 Agustus 2018: Panggilan Allah SWT

August 24, 2018

Masjid Al Muhajirin, Komp.Hankan Asri Pondok Rajeg

Point-point khutbah:
Panggailan Allah SWT ada 3: 1).Panggilan Shalat 2).Panggilan Haji 3.Panggilan Akhir kehidupan (maut).

Dari ketiga panggilan tersebut.. terdapat panggilan yang memiliki waktu misterius (tidak ada yang mengetahui) adalah panggilan maut. Sebelum panggilan maut tersebut, kita sebagai manusia harus berupaya segera memenuhi panggilan shalat dengan baik dan panggilan haji (apaila mampu) sehingga…amal-amal ibadah yang kita kumpulkan sudah dapat dikatakan “mencukupi” apabila kelak datang penggilan maut tersebut supaya kelak tidak menyesal diAlam akhirat.

Khutbah Jumat Tgl 17 Agustus 2018: Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan

August 24, 2018

Masjid AL Muhajirin Komp.hankam Asri Pondok Rajeg.

Point-point khutbah:
– Mengenang jasa para pahlawan, yang kebanyakan adalah kaum santri..berani berkorban jiwa raga demi kemerdekaan bangsa Indonesai dari cengkraman penjajah Belanda.

– Meningkatkan Rasa syukur atas nikmat kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 73, dengan cara mengisinya dengan peningkatan amal sholih yang dapat berkontribusi positif bagi kesejahteraan Masyarakat Indonesia.

Khutbah Jumat 10 Agustus 2018: Persiapan Dzulhijah

August 10, 2018

Bulan dzulhijah memiliki banyak keutamaan, terutama 10 hari pertama.

– Perbanyak ibadah/beramal sholih, apa saja..shalat, puasa, shadaqah, membantu orang dsb..

Khutbah Jumat tgl 3 Agustus 2018 : Terlawat

August 10, 2018

Kali ini terlewat dari mengikuti khutbah karena sesampainya di masjid, khutbah sudah mau berakhir dan segera persiapan qomat.